2 thoughts on “False Logic #01

  1. Dengan perpektif saya begini:
    Jika si penulis ini dapat menjuluki seseorang ‘murah’, maka dia menjuluki dirinya sendiri ‘mahal’. Sepengetahuan saya yang dicantumi harga itu adalah dagangan, jika disini dibahasnya barang murah dan mahal, maka si pemikir ‘dia cewe murahan’ berfikir dia bukan ‘cewe murahan’ yang mana tidak langsung dia mengakui kedudukannya setara dengan barang dagangan.

    perempuan dengan banyak teman laki – laki belum berarti ‘murah’ artinya dia selektif, memilih mana yang pantas, mana yang nyaman. begitupun laki – laki, mereka bukan php, modus atau playboy. sudah sifat dasar manusia untuk tidak pernah puas dengan apa yang didapatnya, selalu berusaha mendapatkan yang lebih.

    apa salah jika mencari yang lebih baik?

    seseorang bukanlah barang dagangan, jadi tidak layak mendapat julukan ‘murah’ atau ‘mahal’. Itu pendapat saya. terimakasih

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s