Apakah Manusia Bisa Hidup Di Mars?

Apakah manusia bisa hidup di Mars dan membuat peradaban di sana sebagaimana mereka melakukannya di Bumi?

Level radiasi di permukaan Planet Mars nyaris sama dengan apa yang dirasakan astronot pada orbit rendah di Bumi. Hal ini sudah dibuktikan lewat eksplorasi Mars yang dilakukan robot dengan teknologi termaju milik NASA, Curiosity. Pengukuran radiasi permukaan Mars merupakan yang pertama dilakukan manusia terhadap planet lain. Selain menyimpulkan manusia bisa hidup di planet merah, hasil pengukuran Curiosity juga menyatakan kita bisa bertahan dalam rentang waktu tertentu.

Sejak Mars kedatangan Curiosity, alat ini membandingkan level radiasi dengan apa yang dialami kru astronot Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Penemuan Curiosity menyatakan bahwa atmosfer Mars hanya memiliki ketebalan satu persen dari atmosfer Bumi, meskipun begitu Mars dapat menyediakan perlindungan dari bahaya seperti partikel luar angkasa berkecepatan tinggi.


Setelah penemuan ini apakah kita lantas bisa langsung hidup begitu saja di Mars ?

Belum, ada banyak teknik yang perlu dilakukan bila manusia ingin pindah ke planet ini, seperti:

  • Meningkatkan suhu planet. Suhu di Mars rata rata – 62 deg.C, terdingin mencapai -143 deg.C, terpanas 30 deg C untuk musim panas di ekuator Mars. Manusia bisa membuat efek rumah kaca disana untuk “menghangatkan” planet Mars. Tanah di Mars memegang blok bahan PFC. Kita bisa membangun dan mengesktrak dengan suhu panas tinggi. Memompa PFC ke atmosfer, lalu gas CO akan membekukan es di kutub dan tanah. Gas akan mempercepat pemanasan dan menjebak panas untuk tidak keluar dari planet. Seperti bumi yang hangat, walau Bumi saat ini sudah berlebihan dengan efek rumah kaca.
  • Membangun suasana. Hari ini atmosfer Mars hanya 1% dari atmosfer di Bumi. Sangat tipis, tapi ilmuwan percaya atmofer di sana bisa dibuat lebih tebal, setidaknya 30% air bisa dikeluarkan dan cukup untuk menahan kandungan air dalam bentuk cairan di planet. Maka planet Mars sudah siap ditinggali. Bulan November lalu, rover Maven mengambil sampel udara di atmosfer Mars. Bila gas CO2 bereaksi dengan unsur di permukaan Mars, maka bisa ditarik dari tanah dan dilepas kembali ke atmofer.
  • Melepaskan air. Planet merah Mars terlihat sangat kering, semua tempat hanya tanah merah dan gurun. Tapi di beberapa misi ke Mars mengindikasikan ada air. Satelit kecil Mars Reconnaissance Orbiter yang terbang di atas planet, menunjukan pencitraan aliran garis air di musim semi dan musim panas. Mungkin di dalam planet Mars memiliki penampungan air besar yang masih membeku, karena suhu di sana sangat dingin. Baru baru ini Curiosity mendapatkan data memang ada air yang terjebak di bawah tanah. Bila cadangan air bisa dikeluarkan dengan pemanas dan diangkat ke atas, manusia bisa bertani dan membuat air minum bahkan mendukung tumbuhan dan hujan. Masalahnya berapa banyak kandungan air di sana.

Mars lebih mudah ditaklukan oleh manusia. Venus yang panas memerlukan teknologi tinggi untuk mendinginkan planet tersebut. Mars hanya perlu dibuat lebih hangat dari suhu sekarang ini. Mars hanya perlu dibuat efek rumah kaca seperti manusia melakukan kesalahan di Bumi. Bedanya efek rumah kaca di Mars hanya untuk meningkatkan suhu saja. Setidaknya dibutuhkan 100 tahun untuk melepas gas CO agar panas cahaya matahari bisa terjebak di atmofer. Setelah suhu Mars mulai meningkat, es di bagian kutub Mars dapat mencair dan terbentuk awan. Nantinya mulai terjadi hujan salju dan terus memanas sampai hujan air.

Bagi sebagian orang mungkin hal ini melawan kodrati kita sebagai makhluk yang “diciptakan” di Bumi, tapi bagi saya ini adalah suatu kemajuan peradaban Manusia bila berhasil dan kita sudah bisa mengkoloni salah satu planet terdekat, dalam Kadarshev Scale setidaknya kita naik peringkat. Kalau kita lihat dari kacamata evolusionis, hal ini sungguh romantis bagaimana kita manusia hasil dari produk evolusi yg “baru saja lahir kemarin”, cukup singkat dengan sains bisa sejauh ini.


Apakah Manusia nantinya bisa membuat peradaban di Mars, atau bahkan bisa menemukan teko dari bapak Bertrand Russell ? Well, rasanya kita perlu waktu untuk menjawabnya.

Resedivis_ @ Perspektif
All Rights Reserved


Sumber:

http://www.universetoday.com/111462/how-can-we-live-on-mars/

http://www.windows2universe.org/kids_space/lifeonmars.html

http://www.space.com/28557-how-to-live-on-mars.html

http://www.bbc.co.uk/newsround/34528622

http://www.nasa.gov/mission_pages/mars/missions/

http://www.nasa.gov/content/nasas-journey-to-mars

http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/11/bukti-menunjukkan-manusia-sanggup-hidup-di-mars

Sumber gambar :

jpl.nasa.gov/images/mars/20160421/PIA00407-16.jpg

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s