Microbeads

Banyak orang tidak menyadari bahwa sebenarnya produk perawatan kulit yang mereka gunakan selama ini umumnya mengandung plastik. Ketika kalian memakai sabun muka, sabun badan, atau pasta gigi, mungkin sering kalian melihat butir-butir kecil yang biasanya orang sebut scrubsScrubs itu sebenarnya adalah microbeads yang terbuat dari plastik. Kalau kita liat lagi komposisinya, jenis plastik yang biasanya digunakan adalah PE (polyethylene), yang juga digunakan dalam pembuatan kantong kresek dan botol.

Microbeads plastik yang dipakai untuk exfoliators (penghilang kulit mati) memiliki harga pembuatan yang jauh lebih murah dibandingkan microbeads alami atau tradisional. Selain itu, microbeads plastik lebih mudah dibentuk menjadi butiran halus sehingga tidak begitu merusak kulit. Tetapi butiran yang terlalu halus ini juga menbuatnya kurang efektif, sehingga membuat kita harus mencuci muka atau kulit berkali-kali atau setiap hari. Hal ini berkebalikan dengan microbeads alami yang digunakan cukup sekitar tiga kali seminggu.

Penggunaan microbeads plastik menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan. Ukurannya yang berkisar antara 0.0004 sampai 1.24 mm—seringkali lebih kecil daripada pasir—membuat microbeads plastik sulit diremediasi oleh tanaman dan sangat mudah terbawa ke ekosistem air. Tanpa kalian sadari, miliaran bahkan triliunan microbeads plastik masuk ke ekosistem perairan setiap harinya! Bagaimana tidak, dalam satu botol produk scrub pembersih wajah C***n & C***r saja ada sekitar 330,000 microbeads plastik.

Di Danau Besar Amerika Utara, dilaporkan terdapat 1,1 juta microbeads plastik untuk setiap kilometer persegi perairannya. Tinggal diakumulasikan saja dengan produk yang mengandung microbeads plastik yang digunakan oleh setiap orang di seluruh dunia setiap harinya. Menurut Rachman et al. (2015), terdapat sebanyak delapan triliun microbeads plastik yang masuk ke perairan di US setiap harinya! Kalau sudah memasuki perairan, microbeads plastik bersifat polutan karena tidak mudah didegradasi.

Selain itu, ukuran kecil microbeads tersebut membuat ikan-ikan kesulitan membedakan bahan tersebut dengan makanan (plankton atau alga). Kalau ikan-ikan kecil memakan microbeads dan kemudian dimakan oleh ikan besar, pastinya microbeads akan terakumulasi dalam tubuh ikan besar tersebut. Lalu, jika kalian mengonsumsi ikan besar itu, berarti bahan tersebut juga akan termakan oleh kalian. Meskipun belum ada penelitian yang memadai tentang efek microbeads dalam tubuh manusia, beberapa penelitian yang telah dilakukan terhadap kerang kupang (Mytilus edulis L.) menunjukkan bahwa microbeads dapat berada dalam tubuh kerang selama lebih dari 48 hari. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa microbeads memasuki sistem pencernaan hingga sistem peredaran darah kerang, dan bahkan mengakibatkan inflamasi dalam sistem pencernaannya.

Tahun ini, banyak peneliti di seluruh dunia yang bersama-sama melarang penggunaan microbeads plastik dan sedang berusaha menggandeng perusahaan-perusahaan besar—terutama yang bergerak di bidang kosmetik—agar berhenti menggunakannya dalam produk-produk mereka. Meskipun penghentian atau pengurangan microbeads baru mulai bisa dilakukan tahun depan, semoga penggunaan microbeads plastik bisa digantikan dengan yang alami ya.

Kita juga yuk, bersama-sama saling membantu dalam mengurangi jumlah sampah plastik, supaya bumi juga semakin sehat!

SAVE THE EARTH!

Oktober 2015
Oxalis @ Perspektif
All Rights Reserved


Referensi:
http://www.sciencealert.com/banning-microbeads-from-exfoliating-products-is-the-best-way-to-protect-our-oceans-study-finds
http://www.sciencealert.com/those-little-microbeads-in-your-soap-are-plastic-and-theyre-damaging-the-environment
http://www.brightestbulbinthebox.com/2013/09/the-ominousness-of-polyethylene.html
https://www.youtube.com/watch?v=uAiIGd_JqZc
http://www.beatthemicrobead.org/
http://pubs.acs.org/doi/pdfplus/10.1021/acs.est.5b03909
http://ehp.niehs.nih.gov/123-a34/
http://www.lansingstatejournal.com/story/travel/michigan/2014/09/18/want-help-great-lakes-change-soap/15807719/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s