#ThoughtsOnThings: Menelisik Pernyataan Saintifik dari Jonru

Ps: sebelum membaca artikel ini, ada baiknya untuk melihat gambar yang saya sisipkan terlebih dahulu supaya kalian tidak bingung dengan konteks bahasan post ini.

149862881423414986288167561498628818772

Banyak hal yang saya ingin apresiasi dari kata-kata Jonru dalam “propagandanya”, yang mendukung bahwa bumi itu bulat, beliau sangat membuka mata batin saya dengan fakta-fakta yang dinyatakan itu. Sebelumnya saya mendukung bahwa bumi itu datar karena sejalan dengan status sosial serta ekonomi saya yang notabene proletar semata.

Dua pertanyaannya itu menggugah “nurani” saya untuk lebih kritis lagi seperti beliau. Lalu di samping ada teman saya sedang duduk santai sambil menghisap sebatang lolipop, saya pun menegurnya dan memulai percakapan di pagi hari ini mengenai statement Jonru itu, sebut saja namanya Bunga ;

R: hay, lagi apa nih? Elu udah liat status jonru belum? Mindblowing banget tau bahasannya.

B: udah dong, tapi ada beberapa hal yang irelevan dari pernyataan dia, in the first case you should be able to detect that earth is round from an aeroplane at a cruising height of around 10,600 metres (35,000 feet), but you need a fairly wide field of view (ie 60 degrees) and a virtually cloud-free horizon. Jadi ya gak semudah elu buka jendela dari pesawat dan bilang bahwa bumi itu bulat, gak semudah itu.

R: alah, lu udah sok tau, sok english lagi biar keliatan edji, ya? Jelasin pake bahasa indo aja lah biar gua ngerti. Terus gimana tuh pengetahuan sejarah dia yang sangat komprehensif itu?

B: elah, bro komprehensif dari hongkong. Pertama yang gua heran apa hubungannya teori Bumi Bulat sama Galileo galilei dan masalahnya dia dengan Kristen (gereja)? Setau gua ya masalah Galileo galilei dengan Kristen (gereja) itu karena dia dukung tentang teori heliosentrisnya Copernicus, nah dogma gereja pada saat itu nentang banget yang namanya bumi mengelilingi matahari, karena mereka masih memegang doktrin bahwa bumi itu pusat tata surya. Perdebatan tentang bumi bulat vs datar itu jauh sebelum lahirnya kristen sebagai agama yang disahkan oleh kekaisaran romawi, tepatnya pada periode Yunani Kuno zamannya Phytagoras tuh, nah kedua hipotesis ini belum dapat dibuktikan sebelum Magellans menggelar ekspedisinya. Kalau bumi itu bulat, pada jaman Galileo galilei itu sih udah jadi konsesus masyarakat lah, gereja juga sebagian besar udah nerima hal itu.

R: Lalu apa hubungannya bro, antara sekularisme, konsep bumi datar dan agama kristen?

B: Lah, gua kagak tau bro, apaan korelasinya itu mungkin nanti gua baca lagi referensi dari buku; hidayah the series yang judulnya “Bangkitnya arwah Adam Smith dalam jaring komunisme”. Kalau gua udah selesai baca, baru deh gua bisa korelasikan ketiganya itu.

Karena saking kesalnya pertanyaan pertanyaan yang saya ajukan gak dijawab agar sesuai ekspetasi saya, lalu akhirnya saya pergi dengan raut muka kesal, saya masih percaya bahwa semua itu adalah salah Kristen seperti kata Jonru. Tapi ada beberapa kata yang saya skip pada konversasi itu dari si Bunga, dia sempat berkata bahwa ;

“Hoax itu gak mengenal status politik, ekonomi, agama, suku dan ras bro, hal itu juga berlaku untuk pendukung bumi bulat dan datar, gak selamanya apa yang dikatakan pendukung bumi bulat itu fakta.”

– Resedivis_

Perspektif 2017

Advertisements

One thought on “#ThoughtsOnThings: Menelisik Pernyataan Saintifik dari Jonru

  1. Halo Leny, apakah kamu bisa melunasi hutang kamu ke calvin adithya sejumlah 490 ribu? tolong ganti uangnya ya, kamu bisa kontak calvin langsung, dan penuhi janji kamu untuk mengganti uangnya calvin. Terima kasih, tolong bertanggung jawab ya.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s